Kucing Raas

September 15, 2008 at 7:40 am 9 komentar


Dinamakan kucing Raas karena kucing ini hanya berada atau berasal dari Pulau Raas. Pulau Raas adalah salah satu pulau di sekitar pulau madura sebelah timur. Namun di pulau Raas sendiri, kucing ini lebih dikenal sebagai kucing Busok. Kucing ini juga sempat dibawa keluar pulau Raas dan ditemukan di Sumenep. Kucing ini sebetulnya punya peluang untuk menjadi kucing ras karena berada pada lingkungan terbatas dengan pola perkawinan tertentu sehingga terbentuk penampilan yang khas.

Kepercayaan
Kucing ini dipercaya mempunyai kekuatan gaib atau berhubungan dengan kekuatan mistis. Warga pulau Raas ada yang meyakini kelahiran kucing Raas ini berkaitan dengan kekuatan mistik. Kucing Busok merupakan hasil perkawinan dari kucing betina warna apa saja dengan kucing Pitua atau kucing bertanduk. Masyarakat percaya kucing ini hanya dapat dilihat oleh anak (belum akil balig) yang notabene “belum mempunyai dosa”. Masyarakat juga percaya kucing ini dijumpai di kawasan sekitar kuburan.
Karena kepercayaan di atas maka banyak warga lebih memilih memelihara kucing betina dengan harapan dikawin kucing Pitua dan melahirkan kucing Busok. Selain itu bila sudah mempunyai kucing Busok mereka lebih memilih mengebiri kucing Busok agar tidak hilang karena terpikat dengan betina lain. Masyarakat juga percaya bahwa kucing Busok tidak dapat melahirkan keturuan kucing Busok yang berwarna abu-abu. Selain itu masyarakat percaya bila memelihara Busok, maka pemilik akan mendapat kelimpahan rejeki atau keberuntungan.

Kenyataan bahwa semua kucing Busok dikastrasi atau dikebiri oleh pemiliknya tersebut membuat kucing Busok tidak mempunyai jalur keturunan yang jelas dan konsisten, sehingga sulit utuk melahirkan bangsa kucing yang mempunyai ciri-ciri yang khas, yang untuk kemudian dapat diakui sebagai bangsa kucing tersendiri. Meskipun juga banyak orang tertarik dengan keberadaan kucing Busok, sehingga berusaha keras untuk memilikinya termasuk warga asing. Namun demikian faktor kepercayaan mistis tersebut yang membuat kucing Busok tetap berada di pulau Raas.

Tampilan umum mirip seperti kucing korat atau kucing Turkish angora dengan rambut berwarna abu-abu pada hampir seluruh bagian tubuh. Bentuk tubuh sebagaimana kucing lokal lain. Ada kecenderungan kaki belakang lebih panjang dari kaki depan.
Bentuk kepala dengan hidung berukuran sedang. Warna cuping hidung hitam.
Telinga berdiri tegak ke arah depan seperti kucing Turkish angora terkesan waspada, berukuran sedang dengan ujung telinga agak runcing.
Kucing Raas mempunyai warna mata hijau tua atau hijau gelap, tidak seperti Turkish angora atau Korat yang mempunyai warna mata hijau terang. Mata tidak begitu lebar dan berbentuk oval.
Rambut kucing Raas pendek dan halus. Rambut kucing ini berwarna abu-abu pada sebagian besar tubuhnya. Sementara bagian bawah tubuh, dada atau perut terdapat warna putih dengan batas yang tidak jelas.

Seandainya kucing Raas atau Busok ini dipelihara dan dikawinkan dengan baik dalam waktu tidak terlalu lama akan terbentuk ras kucing yang khas Indonesia, karena kucing Raas mempuyai peluang untuk itu.

About these ads

Entry filed under: hewan kesayangan. Tags: .

Anjing Dalmatian Bangsa Kucing Persia

9 Komentar Add your own

  • 1. hentniy  |  Oktober 4, 2008 pukul 4:18 pm

    kucing sayah mirip ky gini pak tp warnanyah item polos ,,, tp bedanya kucing sayah kebanyakan dosa soalnyah suka nyolong ikan di meja makan . maklum kucing kampung .. ga punya sopan santun .. ^^

  • 2. kertaswarna  |  Mei 1, 2009 pukul 12:36 pm

    aku punya kucing jenis ini..pinter banget

  • 3. triakoso  |  Mei 11, 2009 pukul 2:35 am

    jenis kelaminnya apa bu?. karena seringkali yg sudah keluar dari pulau raas terutama yg jantan itu dikebiri. barangkali milik anda jantan maka anda punya kesempatan untuk memurnikan salah satu “breed” yang barangkali akan muncul di dunia kelak…

  • 4. piping  |  Mei 28, 2010 pukul 12:28 pm

    saya punya kucing raas jantan, saya ingin sekali kucing saya mempunyai keturunan ras murni, barangkali jika ada yang mempunyai kucing raas betina. lokasi saya di surabaya.

    anyway, nice info gan

  • 5. cat lover  |  Agustus 10, 2011 pukul 9:31 am

    Wah, jadi pingin pelihara nih.. Trims ya Dok atas infonya..

  • 6. Cecep  |  Juli 6, 2012 pukul 10:46 am

    saya baru punya yang wanitanya, saya bingung jenis rasnya kalau melihat ciri hampir semuanya kecuali matanya agak hijau muda, atau karena masih muda yah. ayo kita kembangkan kucing ras lokal

  • 7. maduri  |  November 1, 2013 pukul 5:51 am

    Aku punya kucing Raas, saya bawa langsung dari pulau Raas, pernah ditawar 3 jt, tapi tdk dijual. Kucingnya lucu tapi kalau di pegang orang lain suka nerkam seperti harimau

  • 8. sobirin ingin insyaf  |  Desember 10, 2013 pukul 1:34 pm

    kucing raas ato busok itu tidak boleh di perjual belikanb soalnya itu kucing di lindungi dan apabila mempunyai kucing tersebut maka harus mempunyai surat ijin dari dinas peternakan ,kecuali di budidayakan .

  • 9. zaklur  |  Februari 7, 2014 pukul 11:03 pm

    met malam, saya punya kucing jenis ini, soal na dl waktu PKL ke pulau raas madura, waktu pulang saya di beri oleh kepala desa na, jenis kelamin jantan, dan tidak di kebiri, karena alasan saya waktu itu ” mending jangan di kasihkan saya kalo di kebiri, biarkan saja dia hidup disini” eh g tau na d kasih g2 ja sama kepala desa na, maklum karena saya sangat sayang sama kucing, kalo ada yang punya betina jenis kucing raas bisa kita besanan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 102,548 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.


%d bloggers like this: