Pertolongan pertama bila terjadi perdarahan

November 8, 2008 at 2:47 am 33 komentar


Hewan kesayangan dapat mengalami kondisi kritis bila mengalami perdarahan akibat kehilangan darah. Perdarahan seringkali terjadi akibat trauma. Bila perdarahan terus terjadi dan tidak berhenti, hewan dapat mengalami shock. Kehilangan darah kira-kira 2 sendok teh tiap berat badannya dapat menyebabkan shock.

Teknik menghentikan perdarahan luar
Tekanan langsung
Dengan lembut tekan area perdarahan menggunakan ped (perban, kain atau kaos yang bersih). Agar praktis ped dilipat berbentuk persegi empat. Biarkan darah membeku. Jika darah masih tampak mengalir atau merembes, jangan lepaskan kain atau kaos tersebut. Tambahkan lagi kain atau kaos agar tekanan menjadi lebih kuat. Kompres atau ped tersebut dapat diikat menggunakan perban sehingga kita tidak perlu memeganginya terus menerus.
Tekanan langsung pada luka adalah langkah yang paling sering digunakan untuk menghentikan perdarahan.

Mengangkat
Jika terjadi perdarahan hebat pada kaki, dengan perlahan angkat kaki agar melebihi ketinggian jantung. Mengangkat kaki ditujukan untuk melawan tekanan gravitasi, sehingga juga mengurangi tekanan pada daerah yang terluka dan diharapkan perdarahan yang terjadi berlangsung lambat. Mengangkat ini sangat efektif untuk hewan-hewan yang berukuran besar, dan mempunyai kaki yang lebih panjang, sehingga juga mempunyai jarak yang lebih jauh dari jantung. Akan lebih baik lagi bila dikombinasi dengan tekanan langsung pada area yang mengalami perdarahan.

Tekanan pada arteri
Jika perdarahan luar masih berlanjut meski telah ditempuh dua cara diatas, perlu dilakukan tekanan menggunakan ibu jari atau jari pada arteri utama yang berhubungan dengan perdarahan tersebut. Pada kaki belakang dapat menekan arteri femoralis yang terletak di bagian medial femur atau paha. Pada kaki depan dapat menekan arteri brachialis yang terletak di bagian medial kaki depan. Bila perdarahan terjadi pada ekor dapat menekan arteri kaudalis atau koksigealis yang terletak di pangkal ekor bagian dalam. Selanjutnya lakukan tekanan langsung.

Tekanan di atas atau dibawah daerah perdarahan
Teknik ini dapat dilakukan atau dikombinasikan pada teknik tekanan langsung. Tekanan di atas daerah perdarahan ditujukan untuk menghentikan perdarahan dari arteri, sedangkan tekanan di bawah daerah perdarahan ditujukan untuk mengentikan perdarahan dari vena.

Tourniquet
Penggunaan tourniquet sangat berbahaya atau berisiko. Teknik ini dapat digunakan pada kondisi yang sangat genting. Gunakan kain dengan lebar kira-kira 3 cm atau lebih atau selang plastik kecil. Ikatkan kain atau selang plastik tersebut di atas daerah perdarahan, kemudian selipkan tongkat pada tali tersebut. Selanjutnya putar tongkat tersebut hingga tali mengikat erat pada daerah perdarahan dan perdarahan berhenti. Usahakan agar tali tidak kendor kembali dengan mengikatnya dengan tali yang lain. Ikatan tersebut harus dilepaskan atau dikendurkan selama 15 sampai 20 detik tiap 20 menit. Pastikan hal tersebut dilakukan, bila tidak maka kaki anjing anda tidak bisa pulih bahkan harus diamputasi karena terjadi kerusakan jaringan akibat penggunakan tourniquet. Jadi gunakan teknik ini sebagai pilihan terakhir.

Perdarahan dalam
Perdarahan dalam bersifat fatal dan sangat mengancam jiwa hewan kesayangan. Hal ini karena perdarahan yang terjadi tidak tampak dari luar. Ada beberapa hal yang dapat membantu mengenali adanya perdarahan dalam.

  • Hewan tampak pucat. Lihat selaput konjungtiva atau gusi hewan.
  • Kaki-kaki atau ektrimitas terasa dingin, demikianjuga pada telinga dan ekor.
  • Hewan akan mengalami eksitasi atau cenderung sangat diam

Bila ditemukan tanda-tanda di atas, maka sesegera mungkin bawa hewan kesayangan anda ke dokter hewan atau ke rumah sakit hewan terdekat untuk mendapat pertolongan.
Ingat : perdarahan dalam tidak tampak dari luar dan sangat berbahaya.

About these ads

Entry filed under: pertolongan pertama. Tags: , , .

Soal Ujian Kompetensi Dermatologi Hewan Kesayangan Kelinci juga butuh minum

33 Komentar Add your own

  • 1. Halley  |  November 28, 2008 pukul 4:02 am

    Hallo Written, Saya punya Kucing kemarin habis di tabrak Motor, Luka luar tidak ada, tapi sepertinya ada luka dalam , krn kucing saya sempat mengeluarkan Darah lewat Mulutnya setelah kejang2, saya bingung apa yang mesti saya lakukan , walaupun setelah semalaman darahnya sudah berhenti, dan kondisinya mulai membaik, tapi kucing saya masih terlihat lemas., saya mau bawa ke Dokter Hewan tapi takut Kemahalan Biayanya, apalagi kalau bener sampai ada luka dalam dan terpaksa Operasi.

    Tolong yaa, balas ke SMS aja 085880256998
    thx

  • 2. triakoso  |  Desember 1, 2008 pukul 3:44 am

    Maaf, saya baru membuka blog ini hari Senin (01/12/08). Bilamana hingga hari ini kucing anda masih hidup, kemungkinan terjadi perdarahan dalam yang terjadi tidak masive atau parah, sehingga proses tubuh dapat segera merespon ketidaknormalan tersebut (melakukan koagulasi dan perdarahan berhenti). Namun bila perdarahan masive atau pembuluh darah dan arteri penting yang terbuka maka tidak lama (dalam beberapa jam) bila tidak segera memperoleh pertolongan, hewan akan mati. Tentang biaya itu relatif, dibanding rasa sayang atau kehilangan terhadap hewan kesayangan kita. Saran saya, meski tampaknya membaik ada baiknya ada kontrol ke dokter hewan terdekat, untuk mengetahui kondisi lebih lanjut (patah tulang, dsb) dan memperoleh pengobatan yang layak.

  • 3. henthonk  |  Mei 17, 2009 pukul 12:02 pm

    dok kucing saya kmrn malam abis ketabrak ,,, untungnya masih selamat.tapi kakinya depannya kynya patah gituh. disini gak ada rumah sakit hewan dok ..
    pertolongan pertamanya apa dok??td sudah saya beri antalgin ..

  • 4. triakoso  |  Mei 18, 2009 pukul 9:30 am

    Maaf saya baru buka blog ini Senin sore. Pertolongan pertama untuk fraktur atau patah tulang, dilihat apa patah tulangnya terbuka atau tidak. Terbuka artinya tulang menonjol keluar kulit dan tampak dari luar. Kalau fraktur terbuka tidak ada jalan kecuali ke dokter hewan praktek. Sebab kondisi terbuka sangat memungkin terjadi infeksi yg masuk melalui luka tersebut, ada rasa sakit, serta kulit yang terbuka harus dijahit. Kalo fraktur tertutup, bila tidak ada dokter coba raba (palpasi) dan coba reposisi (dibetulkan kembali posisi tulang sebagaimana seharusnya). Hal ini juga sulit dilakukan bila patahannya banyak. Reposisi yg tidak tepat jg akan menyebabkan masalah baru bila patahannya tajam, sehingga menusuk otot atau pembuluh darah, dsb. Bila patahan sederhana, lakukan reposisi kemudian fiksasi. Fiksasi bisa menggunakan tongkat kemudian dibalut dengan perban dg tujuan agar reposisi yg telah dilakukan tidak berubah lagi. Yg lebih susah lagi adalah membuat kucing diam atau tenang. Sebab bila tidak, meskipun sudah dipin (dg pembedahan), bila kucing tidak diam/tenang kemudian jalan-jalan, masih dimungkinkan terjadi perubahan posisi bahkan pin-nya bisa bengkok. Bila mungkin segera cari dokter hewan praktek, sebab mungkin saja selain terjadi fraktur juga terjadi trauma di bagian tubuh yg lain. Untuk itu butuh pemeriksaan yg lebih serius. Mudah-mudahan segera ketemu dengan dokter hewan praktek.

  • 5. debby  |  September 17, 2009 pukul 9:15 am

    Dok, saya punya anjing jantan jenis chihuahua yang sudah tua, umurnya kira2 13 tahun. akhir2 ini beberapa kali saya pegoki anjing saya itu mengeluarkan darah dari alat kelaminnya, tapi anjing saya itu kelihatannya tidak menyadari ada darah netes2 (maaf-seperti haid- tp anjing saya jantan!). anjing saya malah melonjak2 seperti tidak ada rasa sakit sama sekali, dan akhirnya setelah darahnya netes lumayan banyak, berhenti sndiri netesnya. saya jadi bingung, anjing saya sakit apa ya dok?apa karena usianya yg sudah tua?
    tolong dibantu ya dok

  • 6. cahyo  |  Maret 23, 2010 pukul 4:48 am

    Dok, mau tanya, tapi dongeng dulu kronologis kejadiannya, lk16 hari lalu kucing saya kelines ban belakang motor dan membuat pangkal pahanya lepas. Sudah ditangani Vet dan direposisi + di gips.
    Selama 2 minggu pakai gips dia lincah dan banyak makan, tapi setelah hari ke 15 gips dilepas karena kotor dan bau + kucingnya sudah tidak nyaman dg gipsnya, sang kucing jadi susah makan, bahkan 4 hari ini mencret berat, berlendir atau sangat cair (sudah diberi diapet, dia tab dan terakhir Imodium 1/4 tablet akhirnya mampet juga) tapi nafsu makannya belum pulih.
    Bagaimana meningkatkan nafsu makan kucing, dia biasa makan makanan kaleng fri**k**s atau wi***s kering maupun basah dicampur nasi. Kadang tanpa nasipun dia tidak mau. Kadang harus dipaksa makan bubur bayi tapi hanya sedikit yg masuk.

    Kemudian, hasil reposisi sendi nampaknya tidak maksimal, posisi sendi tidak pas (tapi tidak lepas) kucing pun berjalan dg kurang nyaman. Harus diapakan atau diberi apa dok agar kucingku cepat sehat lagi ?

    Terima kasih

  • 7. triakoso  |  Maret 29, 2010 pukul 7:55 am

    @Cahyo, Saya kurang tahu apa ada kemungkinan kaitan obat yang diberikan dengan diare yg terjadi. Kalau mendengar cerita Cahyo, besar kemungkinan problemnya serius. Mengapa tidak diambil keputusan untuk pinning, sehingga fiksasi tulangnya betul dan bagus sehingga penyembuhannya jg baik (persepsi saya fraktur/patah tulang). Bila patahnya di pangkal tulang paha, sebetulnya sulit untuk diambil keputusan melakukan gips. Bila dilakukan gips besar kemungkina terjadi seperti yg Cahyo ceritakan tadi.
    Kucing Cahyo tidak mau makan mungkn saja masih ada timbul rasa sakit (setelah gips dilepas) karena tulagn yg patah belum sambung dg baik (biasanya 1 – 3 bulan). rasa sakit tersebut menyebabkan kucing tidak nafsu makan.
    Reposisi setelah 3 minggu sangat sulit dilakukan, karena perdarahan bisa sngat banyak, tulang sudah mulai proses penyambungan. Sebaiknya diperiksakan kembali ke dokter hewan yg bersangkutan. Bila merasa tidak puas bisa konsul dg dokter hewan lain atau dibawa ke Rumah Sakit Hewan terdekat.

  • 8. Amel  |  Mei 17, 2010 pukul 3:27 am

    Halo Dok, mau tanya nih apa antalgin aman digunakan pada anjing dan kucing?
    Kalo tidak, apa obat penghilang rasa sakit bentuk injeksi yang aman untuk anjing kucing yang tersedia di Indonesia?
    Terima kasih.

  • 9. triakoso  |  Juni 14, 2010 pukul 1:46 am

    Amel, maaf lama gak cek vetblog, jadi baru bisa jawab sekarang.
    Amel, anjing dan kucing mempunyai perbedaan kemampuan metabolisme obat dibanding manusia. Oleh sebab itu ada obat-obat manusia yang bisa digunakan untuk anjing atau kucing. Namun banyak juga obat manusia yang bersifat toksik atau beracun dan menimbulkan masalah bila digunakan pada anjing atau kucing.
    Obat antiinflamasi yang terbukti aman dan baik untuk anjing dan kucing dan udah teruji adalah rymadil. Obat lain biasa saya gunakan adalah asam mefenamat. Obat lain sebetulnya juga bisa namun harus memperhatikan kondisi hewan dan pertimbangan-pertimbangan yang matang agar tidak menimbulkan masalah pada anjing atau kucing, terutama perdarahan lambung. Semua obat tesebut diberikan peroral atau obat minum. Itupun bisa diperoleh atas rekomendasi dokter hewan atau menggunakan resep.
    Untuk obat injeksi yang boleh memberikan hanya dokter hewan, jadi tidak bisa dimiliki dan dilakukan oleh orang lain.

  • 10. titah  |  September 20, 2010 pukul 2:03 pm

    dokter, slmt malam..dok saya bingung sekali dok..kucing saya pendarahan pada vaginanya sdh beberapa hr ini.kucing saya betina..saya tdk tau apakah dia keguguran atau ada hal lain tp bulan kemarin dia kawin sm kucing jantan..dia sm sekali tidak menyentuh makanan hanya minum air putih sedikit dan tubuhnya sangat kurus dan lemas..dok obat apa yg hrs saya berikan untuk mengobati kucing kesayangan saya ini dok?mohon sekali bantuannya..dan apakah bisa menyebabkan kematian?

  • 11. triakoso  |  September 21, 2010 pukul 2:51 am

    @Titah, apa kucing Titah sudah dipastikan bunting? Kalau iya, besar kemungkinan terjadi perdarahan akibat abortus/keguguran. Segera saja ke dokter hewan terdekat untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan. Biasanya akan dibutuhkan obat untuk menghentikan perdarahan sekaligus untuk mencegah terjadinya infeksi pada alat kelamin dalam/saluran kelamin.
    Bila perdarahan cukup banyak dan tidak segera berhenti, maka kucing akan kehilangan banyak darah dan berpotensi fatal. Selain itu juga ada potensi terjadi infeksi melalui saluran kelamin.
    Mudah-mudahan segera dapat diatasi…

  • 12. eliana  |  November 19, 2010 pukul 7:24 am

    dok,saya mau nanya kenapa anjing saya selalu mengeluarkan darah dari alat kelainnya padahal anjing saya betina

  • 13. eliana  |  November 19, 2010 pukul 7:27 am

    dok, saya mau nanya kenapa anjing saya selalu mengeluarkan darah dari alat kelaminnya padahal anjing saya jantan ini membuat saya sangat resah,apakah ada obat untuk menghentikan darahnya?

  • 14. triakoso  |  November 25, 2010 pukul 6:24 am

    @Eliana : darah keluar dari alat kelamin atau hewan kencing berwarna merah? kalau darah keluar dari kelamin besar kemungkinan terjadi trauma pad alat kelamin (luka, dsb). Bila hewan kencing berwarna merah, bisa disebabkan kencing darah atau kencing warna darah. Kencing darah (hematuria) bisa jadi terjadi perdarahan pada saluran kelamin/perkemihan akibat terbukanya pembuluh darah. Eliana bisa tampung kencingnya, bila kencing merah tersebut kemudian mengendap (berwarna merah) besar kemungkinan hematuria/kenicng darah. namun bila kencing yang ditampung tersebut tetap berwarna merah (tidak ada endapan merah/tidak mengendang), bisa dikatakan hemoglobinuria. Pada kasus yang kedua ini problemnya terjadi kerusakan darah di dalam tubuh. Penyebabnya berbagai hal, parasit, obat-obatan dan lain-lain.
    Sebaiknya anjing jantan Eliana segera saja dibawa ke dokter hewan untuk memperoleh pemeriksaan yang memadai dan segera memperoleh pengobatan yang sesuai….

  • 15. zakiyya  |  November 26, 2010 pukul 5:38 pm

    dok…kucing saya pulang2 gak tau knp tubuhnya ad yang luka d bagian perut samping sktr 3mm… darahnya netes terus…padahal sudah saya kasih betadine….uda saya plester jg…selain itu muntah darah…tp skr uda gk muntah darah..tp muntahannya bening gt…kr2 kucing saya kenapa y dok?
    bagaimana cara menghentikan pendarahan tersebut?

  • 16. triakoso  |  November 29, 2010 pukul 4:50 am

    @Zakiyya, penyebab pastinya saya tidak tahu persis. Namun menurut analisa saya, luka di bagian samping perut tersebut bila cukup besar memang akan membuat proses pembekuan darah agak lama. kala hanya merembers besar kemungkinan vena atau pembuluh balik yang tebuka, namun bila memancar bisa dipastikan dari pembuluh nadi atau arteri. Dan bila lukanya dalam (berlubang), besar kemungkinan dari bagian dalam rongga perut (rongga perut terjadi perdarahan/perdarahan dalam). Dua masalah yg terakhir tersebut serius sifatnya. Harus dipastikan sumbernya dan segera ditangani. Arteri yang terbuka harus ditekan agar darah tidak banyak keluar. Selanjutnya segera bawa ke dokter hewan, untuk ditangani lebih baik.
    Muntah darah pada kucing, kemungkinan terjadi perdarahan juga di dalam perut (lambung). Penyebabnya bermacam-macam. Bisa luka lokal (di dalam perut) bisa yg lebih luas (misalnya masalah koagulopati/problem pembekuan darah). Peluang itu mungkin termasuk bila luka yg di bagian samping perut tidak segera berhenti atau ada terjadi perdaharan dalam, termasuk perdarahan di dalam perut (lambung). Penyebab itu bisa karena keracunan rodenticide/warfarin yang menyebabkan kegagalan pembeluan darah.
    Lebih pastinya periksanakan saja ke dokter hewan untuk diperiksa dengan teliti dan segera diterapi dengan baik….

  • 17. tri setyaningsih  |  Maret 11, 2011 pukul 12:28 pm

    slamat malam dok,
    saya ingin menanyakan dok,
    sudah 2hari ini kucing betina saya sering mengeluarkan tetesan darah dialat kelaminnya.
    Dan sampai hari ini msih mengeluarkan darah.
    Dan darah yg dikeluarkan berbau tdak enak dok.
    kalau dia ingin duduk pasti teriak dok..
    Selain membawany ke dokter hewan. Langkah apa yg harus saya lakukan dok?
    Terus terang selama ini saya tidak pernah membawany kedokter hewan dok.
    Tapi saya selalu menjaga kebersihan kucing saya dgn memandikannya 1x sminggu

  • 18. Triakoso  |  Maret 14, 2011 pukul 3:41 am

    @Tri S, dari apa yg disampaikan Tri, besar kemungkinan terjadi infeksi di saluran kelamin kucing anda, khususnya infesi di uterus atau kandugan. Beberapa data yg mendukung kuat adalah, adanya tetesan darah (mungkin bercampur nanah) sehingga berbau busuk, ada rasa sakit saat perut tertekan (akibat pembesaran uterus menimbulkan rasa sakit). Namun jg ada peluang terjadi infeksi ditempat lain (meski masih saluran kelamin juga).
    Untuk itu agar pemeriksaan bisa dilakukan dg baik perlu diperiksakan ke dokter hewan terdekat, sekaligus jg segera memperoleh perawatan atau pengobatan yg memadai, agar tidak menimbulkan komplikasi. Semakin lama ditunda, langkah pengobatan semakin sulit dan berisiko kematian (apalagi bila si kucing sudah muntah, hal ini karena sudah terjadi keracunan). jadi jangan ditunda untuk segera memperoleh pertolongan dari dokter hewan. Semoga cepat sembuh kucing yg disayangi Tri S….

  • 19. dani  |  September 4, 2011 pukul 10:36 pm

    dok kucing saya ketabrak motor tiba tiba pulang pulang matan sebelah kirinya itu membengkak besar dan mengeluarkan darah dan dari hidung mengeluarkan darah,dan di menjadi sesak napas.
    dan sekarang dia diam menahan sakit..
    kirakira pertolongan untuknya apa ya dok??
    untuk mencari dokter hewan didaerah sini susah sekali..

  • 20. reza  |  Desember 12, 2011 pukul 10:12 pm

    malam dokter, saya mau tanya untuk pertolongan pertama anjing keracunan bagaimana? anjing saya sdh dua hari tdk makan dan muntah cairan bening berwarna orange, saat ini anjing saya tidak mau makan dan minum dan lemas.
    apakah memberikan minum susu khusus hewan dapat membantu?

  • 21. Vinezca Zelin  |  Desember 23, 2012 pukul 11:20 pm

    tolong saya . . . .

    5 hari lalu kami pindahan rumah, anjing saya sedang hamil tua, lalu pas pindahan anjing saya dibawa dengan motor, 2 hari kemudian, malam anjing saya merintih kesakitan seperti mau melahirkan, pas pagi saya lihat anjing saya belum melahirka, namun ada yang menonjol di alat kelaminya,daging dalam kelaminya menonjol, seperti ambeyen. 2 hari anjing saya baru melahirkan dengan ukuran anaknya yang kecil”,, tapi selamat n sehat. yang kasihan sampai sekarang di mulut kelaminya daging yang menonjol itu tidak kunjung sembuh, tolongggg . . . . dia ga bisa duduk, kencing pun dia kesakitan. plizzz tolong saya dokter.
    bantu kirim solusinya ke email saya vinezcazelin@ymail.com.
    makasih ya dok saya dah binggung banget disini dokter hewan ga ada.

  • 22. Jessica  |  Februari 8, 2013 pukul 9:29 pm

    Dok t0l0ng bgt sy. Tl0ng sy dr kmren2 udh kwtr bgt sm kucing sy tp krn sbuk krja jd g trperhatikan sbgmn mstinya. Pasca mlahirkan Kucing sy jd sk pilih2 mkn bhkn skgg lbh sering g mw mkn.bdny kurus minta ampun. Sy g tega dok. Sy sedih bgt. Ap mgkn dy pdarahan dalam?? Ato knp y dok? Krn pas lhir anak k1 ada smcam ari2 atau apa gtu yg susah ptus dr kucing dn anaknya jd g karuan. Sy panik dn sy gunting organ itu. Memg ad kluar darah sdikit dok. Tdny syp pkir ari2 tp trnyta g lama msuk lg kdlm perutnya. Kmudian mlahrkan anak k2 dn k3. Nah smjak itu dok kucing jd aneh. Awal2 baik2 aj memg, mkn bgus. Tp ksni2 jd gtu. Sy jd bgung dok. Tl0ng bgt, apa mgkn itu krn sy pt0ng organ itu? Sy bnr2 g niat mlukai. Sy ngrasa brdosa bgt. Tkt kucingny knp2 skg krn udh kurus bgt dok. Mw k dktr hewan sy g tw dsni dmn. Mnrt dokter ini gmn???? TOLONGGG. Sy tggu scptny jwbn dok. Trmksh byk

  • 23. addiyna  |  Februari 11, 2013 pukul 11:44 pm

    dok, kucing saya tertimpa ban yang berat. Keluar darah dari mulut hidung dan telinganya. Ditambah keluar semua kotorannya. Saya tidak tahu harus bertindak apa. Karena kejadiannya malam hari dan tidak tahu dimana dokter hewan di daerah saya. Apa yang harus saya lakukan?

  • 24. addiyna  |  Februari 11, 2013 pukul 11:55 pm

    dok kucing saya tertimpa ban mobil jeep. Saya tidak tahu pertolongan pertama yang harus saya lakukan. Darah yang keluar dari hidung mulut dan telinganya sudah berhenti, tapi kedua kaki depannya tegang. sekarang dia saya letakkan d tempat datar meskipun posisi kepalanya agak miring, entah patah tulang leher atau apa saya tidak tahu. Saya letakkan dia di dekat rice cooker supaya hangat. dia masih bisa memelet-meletkan lidahnya sesekali. Saya harus bagaimana dokter? Tolong langsung balas dok, saya takut kucing saya mati……

  • 25. addiyna  |  Februari 12, 2013 pukul 5:18 am

    dok sampai pagi ini kucing saya msih hidup…. Tapi matanya selalu terpejam, namun masih ada gerakan sedikit demi sedikit. Tolong saya dok….

  • 26. addiyna  |  Februari 12, 2013 pukul 5:20 am

    dok sampai pagi ini kucing saya msih hidup…. Tapi matanya selalu terpejam, namun masih ada gerakan sedikit demi sedikit. Tolong saya dok…. kalo saya mau ke dokter hewan, kira2 biayanya berapa y dok….

  • 27. Ina  |  Maret 5, 2013 pukul 12:00 am

    dok, kucing saya pendarahan dibagian hidung, dan tdk berhenti. pertolongan pertamanya seperti apa??? trmksh

  • 28. ullie  |  September 7, 2013 pukul 1:57 pm

    dok, kucing jantan saya jantan selalu mengeluarkan darah dari alat kelaminnya, apa yg harus saya lakukan untuk pengobatan awaln,sebelumnya ia habis kawin dengan kucing betina

  • 29. Yesmi  |  September 22, 2013 pukul 10:30 pm

    Dok tolong saya,,, kucing sya ditabrak g tau ma apa matanya keluar 1 tapi g copot , pendarahan pada hidung dan kayaknya rahangnya jga bergeser dok,,,, darahnya keluar dari hidung n mulut,,, kucing sya lg shock dok,,, tdi msih mampu berdiri skrg hanya du2k tp msih hdup dok,, apa yg harus sya lakukan soalny dsni g da dokter hewan mksih infony dok.

  • 30. Agista  |  Desember 5, 2013 pukul 11:44 pm

    Mohon pertolongannya..

    selamat malam dok, saya mau nanya kucing saya ada 2 udah dipiara sejak kecil. gak tau kenapa hari ini mulai dari semalem tiba-tiba lemes padahal kemarennya masih lincah lari-larian pokoknya ceria gitu. terus tadi pagi yang satunya muntah muntah warna kuning bening keluar cacing lalu yang satunya keluar darah dan cairan dari hidung terus-terusan. dok apa benar itu gejala keracunan makanan? kalau tidak, tolong dok kasih tau saya apa gejalanya dan harus diberi obat apa? soalnya daerah saya belum ada dokter hewan. tolong ya dok dijawab, jawaban dokter sangat saya tunggu karena saya tidak tega melihat mereka kesakitan seperti itu. tolong ya dok jawaban dokter sangat membantu :’( terimakasih.

  • 31. deis  |  Mei 13, 2014 pukul 1:25 am

    dok mau tanya nama obat bius untuk anjing apa ya? dan kalau mau di suntik bagian apanya,, makasih dokter..

  • 32. echy  |  Mei 20, 2014 pukul 10:48 pm

    Dokter kucng sy laki2
    Sudah dua hari dr mulutnya mengeluarkan darah segar kadang jg kental,
    Sy pikir mulutnya luka tp ternyata tidak.
    Lalu dikepalanya ada warna biru mungkin lebam oleh benturan atau apa,
    Tp keadaan kucing sy sehat, lincah nafsu makan tetap.
    Gimana dokter!?
    Apa nanti bs sembuh sendiri?

  • 33. fithasahria  |  September 16, 2014 pukul 7:57 am

    Selamat pagi dok,
    Semalam kucing kesayangan sy usia 4bln mati. :’(
    Yang mau sy tanyakan kira2 kenapa yah apabila dengan keterangan berikut:
    -kucing sy bersin2, yg sebelumnya tdk pernah sy lihat bersin dr mulai sy adopsi.
    -hidung terlihat kering
    -mulut hidung terasa panas saat sy cek krn melihat pola makannya menurun.
    Dengan kejadian tsb sy bawa ke Drh, yg katanya kucing sy pilek. Lalu Drh memberikan 3jenis obat yg sy tdk tau itu apa krn ada didlm kapsul dan 1 diantaranya obat tetes imunitas.

    Keesokan harinya setelah semalam diberi obat tsb, si kucing tdk panas lagi mulutnya, namun sayangnya..setelah diberi obat tsb, nafsu makan kucing lebih parah dr sebelumnya. Sy cek tempat makan&minumnya hanya berkurang sedikit sekali. Tetapi si kucing kemarin pagi sebelum semalam mati, dy msh sempat ngeong2 ketika sy tinggal keluar kamar (biasanya tdk pernah ngeong2 ditinggal dikamar).
    Singkat cerita, sore menjelang malama ketika sy pulang kerja, sy mendapatkan kucing sy dengan posisi lemas selonjoran tangan&kakinya disertai dengan pipis ditempat sehingga badan bawah kucing basah. Ketika sy angkat dy tampak lemas sekali :( sy cek makan&minumnya tdk berkurang dr porsi yg sdh sy siapkan. Dgn melihat hal tsb, bergegaslah sy balik ke Drh lagi. Sampai sana awalnya Drh menyarankan utk di opname. Tapi malang, ketika si Drh mencoba utk memberikan virbac nutrision gel, vitamin tsb tdk direspon oleh si kucing (pdhl biasanya dy sangat suka dgn vitamin tsb). Tdk lama si kucing terlihat kejang2 yg awalnya sy kira dy keselek atau apalah. Drh bilang kucingnya sdh kritis dan ternyata itu adalah moment terakhir sy melihat dy bersuara :’(
    Selepas dr Drh, sy be kucing tsb pulang utk sy mandikan terlebih dahulu, agar bersih sebelum dikubur (krn bau pipis dibadannya). Tapi betapa kagetnya sy, ketika hendak mengeringkannya..hofung kucing sy keluar darah&cairan dr hidung (hanya dr hidung).
    Dengan keterangan tsb, sebenernya kucing sy kenapa yah dok, pdhl sy adopsi dy baru 1.5bln dan tdk pernah aneh2 malah sy terlalu sayang sampai2 semua sy belikan utk kebaikan si kucing.
    Tp 1 catatan sy ketika membeli kucing tsb, kucing mengeluarkan suara diluar normal saat bernafas. Kata Drh waktu cek gpp, cukup dijemur aja.
    Mohon bantu penjelasannya yah dok, krn terlalu sedih semalam sy terburu2 meninggalkan Drh nya soalnya.
    Thanks

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 117,898 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.


%d blogger menyukai ini: