Mencegah Penularan H1N1

Oktober 14, 2009 at 1:18 am Tinggalkan Komentar


Ada guyonan yang pernah diutarakan seorang teman saya, “apa penyebab swine flu atau flu babi?”. Tanpa pikir panjang saya jawab saja, “virus influenza H1N1″. “Bukan…”, begitu katanya. “Lho,..lalu apa?”, tanya saya. Jawabnya, “B4B1″ alias babi. Itu hanya guyonan saja.

Tapi saya yakin sudah mulai banyak orang yang mengenal flu babi atau swine flu yang disebabkan virus influenza H1N1. Dan tentu saja dengan segala ketakutan yang menyertainya. Banyak pertanyaan tentang penyakit tersebut termasuk apakah flu babi bisa dicegah. Mungkin beberapa tips berikut dapat mencegah atau mengurangi risiko penularan dan penyebaran H1N1.

1. Secara rutin dan sesering mungkin membasuh tangan.

2. Usahakan agar tidak memegang daerah wajah (hands off the face). Semua bagian wajah sebaiknya bebas dari sentuhan tangan seperti pipi, dahi terutama bibir, hidung, kecuali untuk kebutuhan yang penting seperti makan.

3. Berkumur setidaknya 3 kali sehari menggunakan air garam hangat. Dapat juga menggunakan antiseptik mulut seperti Listerine dan semacamnya, bila kurang percaya pada air garam hangat. H1N1 membutuhkan waktu beberapa hari (2-3 hari) setelah inisiasi infeksi pada rongga hidung kemudian melakukan proliferasi dan menimbulkan gejala klinis. Proses berkumur tersebut akan mencegah proses proliferasi virus. Beberapa informasi menyatakan bahwa penggunaan air garam hangat mempunyai efek pada orang yang masih sehat sebagaimana Tamiflu memberikan efek tersebut pada orang yang sakit.

4. Sama seperti point 3, bersihkan hidung setidaknya sekali sehari menggunakan air garam hangat. Kalau muslim, sebagaimana membersihkan hidung saat wudlu. Sedikit menghirup air kemudian menghembuskannya kuat-kuat. Hal ini dapat membuang virus yang ada di sekitar hidung.

5. Tingkatkan kekebalan tubuh dengan makan yang sehat, terutama yang banyak mengandung vitamin C. Jika mengkonsumsi supplemen, sebaiknya juga yang mengandung zinc (Zn) selain yang mengandung vitamin C. Karena zinc punya peran penting dalam sistem kekebalan atau imunitas.

Mudah-mudahan beberapa tips tersebut dapat membantu mengurangi risiko atau mencegah penularan virus H1N1 yang sekarang sudah menyebar dimana-mana.

Entry filed under: penyakit, zoonosis. Tags: , , .

Termoregulasi pada neonatus Pencocokan golongan darah pada anjing

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Klik tertinggi

  • Tidak ada

Blog Stats

  • 50,727 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 8 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.