Posts filed under 'penyakit'
Ataxia pada anjing
Ataxia atau ataksia adalah disfungsi sensoris yang menyebabkan inkoordinasi gerak eksterimitas, kepala dan badan. Ada tiga bentuk klinis ataksia yaitu sensori (proprioceptive), vestibular dan cerebellar. Ketiga bentuk ataksia tersebut menyebabkan inkoordinasi gerak eksterimitas. Namun vestibular dan cerebellar juga menyebabkan gangguan gerak kepala dan badan.
Seperti apa sebetulnya ataksia itu? Silahkan lihat video berikut :
Gambaran ataxia lainnya adalah sebagai berikut :
Add comment Desember 22, 2009
Pengamatan Kesehatan Hewan pada Ternak Kurban
Tinggal beberapa hari ke depan kita akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari Raya Idul Adha identik juga dengan Hari Raya Kurban. Pada hari tersebut akan disembelih hewan-hewan kurban. Saat ini, telah banyak penjual ternak kurban di berbagai tempat. Ada persyaratan yang harus dipehuni sehingga ternak kurban layak untuk dijadikan hewan kurban, antara lain hewan atau ternak sudah cukup umur, tidak cacat dan harus sehat.
(lagi…)
Add comment November 19, 2009
Waspada, Anjing Sudah Mulai Keluar Bali
Kita semua sudah tahu bahwa Bali saat ini dilanda rabies. Rabies adalah salah satu penyakit zoonosis yang ditakuti manusia. Beberapa langkah diupayakan agar rabies di pulau Bali segera dapat diatasi, baik melalui vaksinasi anti rabies atau stamping out, eliminasi atau apapun namanya, terhadap anjing liar yang tidak ada pemiliknya dibunuh. Hal ini untuk memutus mata rantai penularan rabies. Meskipun sebetulnya rabies tidak hanya menyerang pada anjing saja. Rabies dapat juga menyerang hewan hewan lain, seperti sapi, babi, kucing, kera, monyet, kelelawar termasuk manusia dan semua itu juga berpotensi menularkan rabies.
(lagi…)
Add comment November 18, 2009
Pemeriksaan Darah pada Kasus Distensi Abdomen
Ada beberapa diferensial diagnosis dengan gejala distensi abdomen pada anjing dan kucing. Untuk membedakan satu dengan yang lain maka diperlukan suatu pemeriksaan pendukung. Salah satu pemeriksaan pendukung yang murah dan efektif untuk membantu menegakkan diagnosis tersebut adalah pemeriksaan darah. Berikut ini adalah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk mengetahui perbedaan yang diperlukan berkaitan dengan gejala distensi abdomen pada anjing dan kucing.
(lagi…)
Add comment Oktober 27, 2009
Mencegah Penularan H1N1
Ada guyonan yang pernah diutarakan seorang teman saya, “apa penyebab swine flu atau flu babi?”. Tanpa pikir panjang saya jawab saja, “virus influenza H1N1″. “Bukan…”, begitu katanya. “Lho,..lalu apa?”, tanya saya. Jawabnya, “B4B1″ alias babi. Itu hanya guyonan saja.
Tapi saya yakin sudah mulai banyak orang yang mengenal flu babi atau swine flu yang disebabkan virus influenza H1N1. Dan tentu saja dengan segala ketakutan yang menyertainya. Banyak pertanyaan tentang penyakit tersebut termasuk apakah flu babi bisa dicegah. Mungkin beberapa tips berikut dapat mencegah atau mengurangi risiko penularan dan penyebaran H1N1.
(lagi…)
Add comment Oktober 14, 2009
Rabies di Madura, Mungkinkah?
Beberapa saat yang lalu kita sempat dikejutkan dengan berita bahwa Bali terjangkit Rabies. Rabies adalah penyakit yang disebabkan virus yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Rabies seringkali diidentikkan dengan anjing, sehingga muncul istilah anjing gila. Padahal virus rabies dapat menyerang hewan apa saja yang “berdarah panas” termasuk manusia. Berita terakhir menyebutkan bahwa kejadian Rabies sudah meluas hingga ke Tabanan dan Gianyar yang sebelumnya hanya terjadi di Badung dan Denpasar.
Namun saya sendiri sebetulnya tidak begitu terkejut bilamana Bali terjangkit Rabies. Halmana menurut saya akibat Jawa “belum” bebas Rabies. Sebetulnya saya pernah berdiskusi (saat menempuh studi, sekitar tahun 2002) dengan pengambil kebijakan yang pernah menyatakan bahwa suatu daerah dinyatakan bebas bilamana tidak ada laporan kasus selama periode waktu tertentu. Saat itu saya keberatan bilamana Jawa dinyatakan bebas Rabies. Mengapa? Karena ada beberapa daerah di pulau Jawa yang belum dinyatakan bebas Rabies, meskipun telah beberapa lama tidak dilaporkan adanya kasus Rabies.
Pulau Madura sejak zaman penjajahan kolonial Belanda dinyatakan sebagai daerah bebas rabies. Hal ini didasarkan pada Hondsdolhed Ordonantie (staatblad 1926, No. 451 yunto Stbl 1926 No. 452) yang menyatakan bahwa beberapa wilayah karesidenan dan pulau di Hindia Belanda (Indonesia) pada masa itu bebas rabies. Termasuk di antaranya wilayah pulau Madura.
Add comment September 16, 2009
Undang-undang Kesehatan Hewan dan Peternakan 2009
Sudah beberapa lama undang-undang baru yang berkaitan dengan aktifitas dokter hewan di tanah air disahkan. Namun bagaimana sebetulnya isi undang-undang tersebut tentang segala aktifitas yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan peternakan di Indonesia, mungkin belum banyak yang mengetahui. Berikut ini file undang-undang tersebut bila para pembaca berkehendak untuk melihat dan mempelajari isi undang-undang kesehatan hewan dan peternakan. Seharusnya yang mempelajari isi UU tersebut bukan hanya para dokter hewan saja, namun juga pelaku bisnis di dunia peternakan, peternak, pedagang yang berhubungan dengan produk-produk ternak, pengambil kebijakan (pemerintah pusat, daerah) dan siapa saja yang punya perhatian terhadap kesehatan hewan dan peternakan di Indonesia.
Silahkan klik link berikut untuk memperoleh file UU 18/2009 Kesehatan Hewan dan Peternakan
Add comment September 15, 2009