Perbedaan disfagia orofaring dan esofagus

Agustus 19, 2008 at 9:47 am 2 komentar


Disfagia adalah kesulitan atau ketidakmampuan menelan. Penyebab disfagia bisa bermacam macam. Penting untuk mengetahui perbedaan disfagia karena gangguan orofaring dan esofagus. Bila tidak diamati dengan seksama, maka gejala ini sangat mirip. Hewan tidak bisa bicara, beda dengan manusia yang dengan mudah menyampaiakan keluhan yang dihadapi. Bila pemilik tidak mengamati hewan kesayangannya dengan seksama maka gejala disfagia ini, seringkali keluhan sudah cukup terlambat untuk disampaikan pada dokter hewan. Dan pengamatan dari pemilik tersebut sangat membantu dokter hewan untuk mengidentifikasi problema yang dihadapi hewan kesayangan tersebut.

Pada gangguan orofaring, disfagia selalu terjadi karena ini adalah gejala utama gangguan orofaring selain itu hewan juga mengalami regurgitasi. Hipersalivasi biasanya ada dan gangging seringkali muncul. Pada gangguan orofaring biasanya hewan tidak bisa makan ataupun minum, kalaupun bisa maka seringkali dalam keadaan yang tidak normal, sehingga kadang juga tampak hewan menjatuhkan banyak makanan dari mulut. Keluarnya makan dari mulut biasanya bersifat segera setelah makan dan makanan yang dikeluarkan belum tercerna. Hewan tampak enggan menelan. Gejala lain yang berhubungan dengan gangguan orofaring adalah adanya discharge nasal. Gejala odynofagia bisa disertai namun tidak selalu tampak pada gangguan orofaring.

Pada problema esofagus, disfagia kadang ada bila terjadi esofagitis atau obstruksi esofagus. Problema esofagus biasanya juga disertai regurgitasi. Hipersalivasi tidak pernah atau jarang terjadi dan bila ada biasanya akibat adanya benda asing yang sebetulnya adalah pseudohipersalivasi. Gagging biasanya tidak ada. Pada problema esofagus hewan masih bisa makan dan minum secara normal, namun hewan tampak enggan menelan. Bila keluarnya makanan dari mulut, biasanya gangguan ada pada daerah kranial esofagus dan makanan yang dikeluarkan belum tercerna. Gejala lain yang berhubungan pada problema esofagus adalah dispnea dan batuk. Gejala odynofagia seringkali tampak terutama pada hewan yang mengalami esofagitis akibat adanya benda asing.

Entry filed under: penyakit. Tags: .

Pemeriksaan dermatologi pada pediatrik Cacing Trematoda pada Ayam di Indonesia

2 Komentar Add your own

  • 1. 4ndr3  |  Februari 9, 2009 pukul 7:42 am

    makasih infonya… izin kopi ya buat tugas

  • 2. triakoso  |  Maret 16, 2009 pukul 4:36 am

    Silahkan. Saya juga turut senang ada dapat informasi tersebut. Mudah-mudahan berguna dan menambah pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 213,259 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: