Gawat Darurat Medik pada Hewan Kesayangan

September 10, 2008 at 4:54 am Tinggalkan komentar


Bagi penyayang hewan, kesehatan hewan kesayangan juag menjadi perhatian yang tidak terpisahkan dari rasa kasihnya pada hewan kesayangannya tersebut dan menjaga kesehatan serta mengupayakan hewan kesayangan tetap sehat merupakan hal yang sangat penting. Namun demikian bisa saja suatu ketika pemilik akan dihadapkan pada kondisi yang harus ditempuh bila tahu hewan kesayangan menderita atau sakit, apakah bisa dirawat sendiri, apakah harus segera mengunjungi dokter atau bisakah ditunda karena ada suatu urusan lain yang harus diselesaikan. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diketahui dan merupakan keadaan emergency atau gawat darurat sehingga membutuhkan penanganan segera dari dokter hewan.

Anafilaktik. Kondisi ini merupakan rekasi alergi yang berat. Hewan biasanya akan menunjukkan gejala kesulitan bernafas dan kolaps mendadak. Penyebab anafilaksisbermacam-macam, disengat serangga, kontak dengan zat-zat yang menimbulkan alergi atau mendapat pengobatan atau suntikan. Segera hubungi dokter hewan bila anda menduga hewan kesayangan anda mengalami anafilaksis atau reaksi alergi.
Luka akibat gigitan atau kecelakaan. Luka akibat gigitan atau kecelakaan seringkali tidak hanya sekedar luka, namun diikuti dengan trauma pada tulang-tulang. Trauma menjadi serius bila terjadi pada daerah kepala dan tulang punggung. Luka gigitan atau kecelakaan kadang juga disertai perdarahan yang hebat baik terbuka atau perdarahan dalam.
Trauma dan perdarahan. Perdarahan yang berbahaya dan perlu diwaspadai dapat berasal akibat trauma, kecelakaan atau berkelahi. Terutama bila tampak darah memancar keluar dari pembuluh, ini berarti terbukanya pembuluh arteri. Bila tidak segera ditangani maka akan terjadi kehilangan darah dengan cepat dan menyebabkan kematian. Trauma akibat gigitan atau akibat lain pada daerah toraks atau dada sangat berbahaya terutama bila menembus rongga dada, karena hewan akan mengalami tekanan negatif sehingga kemudian mengalami kesulitan bernafas karena paru-paru tidak bisa berkembang.
Muntah dan atau Diare persistenMuntah yang terus menerus atau diare yang terus menerus atau keduanya, baik disertai atau tanpa adanya darah atau bercak darah merupakan gejala yang harus segera mendapat penanganan. Apalagi bila gejela tersebut terjadi pada anjing ras kecil. Risiko yang utama adalah terjadi dehidrasi, dan bila tidak segera ditangani maka akan berakibat fatal. Sebaiknya tidak memberikan sesuatu yang justru akan menambah buruk kondisi.
Eclampsia. Dikenal juga dengan istilah milk fever, hipokalsemia atau peurpureal tetany. Eclampsia ditandai kejang yang biasanya terjadi setelah melahirkan. Sindroma ini terutama terjadi pada anjing ras kecil. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada saat menyusui, namun dapat juga terjadi pada kebuntingan lanjut. Hewan akan mengalami kesulitan bergerak, kejang, suhu bandannya meningkat, panting, hipersalivasi. Seringkali nampak seperti anjing keracunan. Bila tidak segera ditangani dapat terjadi kematian.
Gastroenteritis hemoragis. Kondisi ini ditandai perdarahan saat muntah atau diare. Penyebabnya bisa bermacam-macam, perubahan diet, pemberian obat-obatan, infeksi baik bakterial atau viral dan lain-lain. Segera hubungi dokter hewan bila anda menemukan adanya darah pada feses (hematochezia) atau feses bercampur darah (melena) atau diare darah, bila hewananda mengalmi diare atau muntah terus menerus atau bila hewan anda kemudian tampak melemah dalam 6-12 jam.
Serangan jantung. Dikenal juga dengan istilah heart attack, cardiac insuffiency atau cardiac failure. Bagaimana mengenali anjing anda mengalami serangan jantung? Semakin anjing anda berumur alias tua maka berisiko mengalami CHF atau congestive heart failure. Kondisi ini sering kali tidak terdiagnosis hingga terjadi kolaps. Gejala lain biasanya anjing mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh, terutama bila batuk pada malam hari,anjing mengalami kesulitan bernafas, tampak kebiru-biruan pada selaput mukosa (lidah atau gusi), staminanya menurun atau exercise intoleran. Exercise intoleran tampak bila anjing setelah beraktifitas sedikit atau agak bergembira dengan menggonggong sambil melompat-lompat kemudian tiba-tiba tampak kelelahan dan terduduk. Kondisi tersebut terjadi akibat darah yang dipompa jantung tidak mencukupi kebutuhan aktifitas baik nutrisi ataupun oksigen terutama pada otot dan otak. Bila anda menemukan gejala tersebut segera hubungi dokter hewan.
Keracunan. Seringkali anjing atau kucing menjilat atau makan sesuatu. Tidak sedikit juga diketahui kucing atau anjing menggigit atau makan tikus, mungkin saja tikus tersebut adalah tikus yang baru diracun dan belum mati sehingga mudah digigit atau diburu. Gejala keracunan bermacam-macam bergantung substansi yang masuk ke dalam tubuh, seperti kejang, muntah, diare, perdarahan, kolaps, kerusakan pada kulit dan lain-lain. Jika anda mengetahui kucing atau anjing anda menjilat, menelan atau kontaks dengan zat beracun segera hubungi dokter hewan.
Heat stroke. Heat stroke adalah. Kondisi ini dapat terjadi pada kondisi atau musim panas. Ras besar paling berisiko mengalami heat stroke. Hewan akan menunjukkan gejala panting, lethargi, demam tinggi.
Pingsan atau Kolaps. Bila anda menemukan anjing anda pingsan atau kolaps baik disertai kejang atau tanpa kejang segera hubungi dokter hewan. Seringkali kondisi tersebut berlangsung tiba-tiba yang bisa merupakan akibat gagal jantung atau trauma pada kepala. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan segera dari dokter hewan.
Distokia. Bila anda yakin dengan waktu kelahiran dan melihat bahwa hewan kesayangan anda mengalami perejanan namun tidak menunjukkan perkembangan, maka anda segera curiga hewan kesayangan anda mengalami distokia atau kesulitan melahirkan. Distokia tidak sangat membahayakan nyawa induk, namun barakibat fatal pada anak-anak yang lain bila induk bunting dengan banyak anak dan pada akhirnya juga fatal bagi induk tersebut.

Entry filed under: penyakit. Tags: .

Sapi Madura Haruskah puasa bila akan operasi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 212,472 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: