Haruskah puasa bila akan operasi?

September 10, 2008 at 5:32 am Tinggalkan komentar


Suatu saat pemilik tentu akan dihadapkan pada suatu pilihan tindakan terapi bedah pada hewan kesayangannya yang sedang menghadapi masalah. Salah satu yang disampaikan pada pemilik bahwa hewan tersebut harus dipuasakan lebih dahulu sebelum dilakukan operasi, atau bila seekor hewan sedang dalam kondisi perawatan darurat dan membutuhkan terapi bedah sedangkan hewan tersebut baru makan maka akan ditunggu hingga beberapa jam untuk kemudian baru dilakukan pembedahan. Mungkin saja pemilik mengikuti saja apa yang disarankan dokter hewan tersebut atau sebetulnya ada juga yang bertanya-tanya, mengapa harus dipuasakan segala, apa setiap pelaksanaan tindakan pembedahan selalu harus dilakukan puasa sebelumnya.


Ada beberapa prosedur yang harus dilalui sebelum tindakan bedah dilakukan pada seekor pasien. Serangkaian pemeriksaan dan persiapan operasi adalah hal-hal yang harus dilakukan sebelum tindakan bedah dilaksanakan. Dalam proses pembedahan pasti akan dilakukan pemberian bahan atau obat anestesia, yang bertujuan untuk melakukan tindakan pembedahan dengan baik. Dengan anestesia, seekor hewan akan tenang, tidak sadar dan tidak merasa sakit sehingga dokter hewan dapat melakukan tindakan pembedahan dengan baik. Ada banyak macam obat anestesia yang dapat digunakan dalam proses pembedahan, dan beberapa di antara obat anestesia tersebut yang sering dipakai, menimbulkan rangsangan muntah.
Nah, bila saat pemberian obat anestesia tersebut perut pasien tidak kosong alias masih berisi makanan yang baru dimakan, maka akan terjadi proses muntah. Makanan dikeluarkan dari lambung menuju ke mulut dan keluar. Dalam keadaan teranestesia, hewan tidak sadar dan tubuh juga tidak bisa mengontrol, bisa-bisa makanan yang sedang dimuntahkan tersebut juga masuk ke dalam saluran nafas saat proses muntah terjadi. Tentu saja hal ini akan menimbulkan kondisi yang tidak diinginkan, yaitu masuknya makan ke dalam saluran nafas, yang tentu saja akan menimbulkan masalah baru, aspirasi penumonia. Untuk mencegah hal tersebut, maka disarankan hewan dipuasakan sebelum dilakukan tindakan operasi
Puasa yang dibutuhkan sekitar 6-8 jam setelah pemberian pakan terakhir. Dengan demikian, diharapkan makanan sudah melewati lambung dan masuk ke dalam usus. Nah, agar mudahnya, seringkali disarankan diberikan makan malam terakhir untuk kemudian dibawa ke rumah sakit atau ke dokter hewan, dan dilakukan tindakan operasi pada pagi hari.

Entry filed under: hewan kesayangan, veteriner. Tags: .

Gawat Darurat Medik pada Hewan Kesayangan Aplikasi Medical Record untuk Dokter Hewan Praktek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 213,081 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: