Pertolongan pertama bila terjadi kesulitan kelahiran

November 24, 2008 at 1:03 am 6 komentar


Pada saat menjelang proses kelahiran terjadi maka frekuensi kontraksi masih belum teratur dan lemah. Semakin mendekati saat kelahiran maka kontraksi semakin kuat, teratur dan interval antar kontraksi semakin cepat dengan durasi kontraksi semakin lama.
Jika kondisi tersebut telah terjadi namun anak anjing atau kucing belum juga lahir hingga 15 sampai 30 menit, maka pemilik patut untuk curiga terjadi kesulitan kelahiran pada hewan kesayangannya.

Yang seharusnya dilakukan

  • Jika bayi sudah tampak di saluran kelahiran, namun tidak bisa keluar lebih lanjut. Dengan lembut upayakan memegang kakinya. Bantu induk mengeluarkan bayinya dengan menarik kaki bayi tersebut, hanya pada saat induk merejan atau mengalami kontraksi. Bila masih belum bisa juga dan induk mulai jarang berkontraksi segera hubungi dokter hewan untuk segera memperoleh pertolongan. Karena kemungkinan besar terjadi kesalahan postur atau adanya hambatan-hambatan seperti kaki depan tertekuk, dan sebagainya. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan profesional dari dokter hewan.
  • Bila bayi telah dilahirkan biasanya masih terbungkus selaput. Jika induk tidak segera merawat anaknya, pecahkan selaput tersebut dan bersihkan dari daerah kepala.
  • Jika induk tidak segera melepas tali pusar (umbilikus), ikat tali pusat kira-kira 2 cm dari perut. Buat ikatan lagi dengan jarak 2 cm dari ikatan pertama. Kemudian potong menggunakan gunting tajam di antara kedua ikatan tersebut. Selanjutnya berikan iodin untuk mencegah infeksi.
  • Usahakan agar bayi tetap hangat. Paling baik adalah dengan meletakkannya dekat induknya. Bila induk tidak ada, letakkan botol minum yang telah diisi air hangat di dekatnya. Jangan menggunakan air panas atau pun bila menggunakan bantal pemanas, atur panas yang paling rendah.

Yang seharusnya dihindari

  • Jangan memasukkan jaria anda ke dalam saluran kelahiran karena dapat menyebabkan infeksi
  • Hindari untuk menarik bayi kuat-kuat dari saluran kelahiran
  • Hindari menolong menarik bayi dengan cara menarik kepalanya
  • Jangan mengangkat bayi dengan memegang tali pusarnya (umbilikus)
  • Hati-hati bila menggunakan bantal pemanas
  • Umumnya bayi lahir dengan lancar dan induk merawat bayinya dengan baik. Jadi dekatkan bayi dengan induknya agar ada kedekatan dan bayi dirawat oleh induknya lebih lanjut.

Entry filed under: pertolongan pertama. Tags: , , .

INDONESIA MEMERLUKAN UNDANG-UNDANG VETERINER DAN BUKAN UNDANG-UNDANG KESEHATAN HEWAN. ! Veterinary Medicine: Future Challenges and Directions

6 Komentar Add your own

  • 1. dhinar  |  Mei 10, 2009 pukul 2:40 am

    kalo kita tidak tau pada waktu kontraksi.. dan tiba2 kita tau kepala da menonjol keluar.. apa yang harus dilakukan? apa kita langsung sesar atau menarik anak tersebut?
    thanx

  • 2. triakoso  |  Mei 11, 2009 pukul 2:53 am

    perhitungkan waktu pertama kali hewan masuk pada tahap melahirkan. sudah berapa lama proses tersebut terjadi, apa hewan sudah kelelahan dan tidak punya tenaga. bila masih memungkinkan (masih segar/bertenaga, masih ditemukan kontraksi, anak masih hidup) dapat dibantu proses kelahirannya, termasuk dg memberikan obat yg merangsang kontraksi uterus. untuk itu hanya dokter hewan yg bisa.
    bila hewan sudah kelelahan dan dari indikasi ada kesulitan kelahiran (kesalahan posisi dan sebagainya), sebaiknya segera dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan pertolongan yg memadai.

  • 3. Zein  |  Januari 7, 2010 pukul 8:48 am

    salah dong …. jangan ditarik kakinya, ntar bisa buat cacat atau bergesernya tulang tempurung lutut atau malah bergesernya tulang pada persendian pangkal kaki….. sebaiknya yang ditarik adalah kulit leher di pangkal kepala atas……thanks

  • 4. ivan deputra  |  Januari 8, 2015 pukul 2:53 pm

    klo misal tarik ekor nya gpp tt…?

  • 5. ivan deputra  |  Januari 8, 2015 pukul 2:55 pm

    soal yang kelihatan cuma ekornya . udh lma saya nemani g kluar2 bayi nya

  • 6. triakoso  |  Januari 20, 2015 pukul 10:46 am

    Ivan Deputra, Kalau dari gejala awal melahirkan hingga lebih dari 30 menit tidak perkembangan keluarnya anakan, bisa diartikan terjadi kesulitan kelahiran (distokia), walaupun sudah sebagian tubuh keluar, bisa ekor, bisa salah satu kaki belakang, kedua kaki belakang, salah satu kaki depan atau mungkin sebagian moncong.
    Bila terjadi hal demikian sebaiknya segera dibawa ke dokter hewan, agar ditolong dengan benar, karena ada kemungkinan terjadi kesalahan posisi anakan sehingga terjadi kesulitan kelahiran. Bila tidak segera ditolong anakan bisa mati, dan anakan berikutnya pun tidak bisa keluar dan akan mati juga.
    Tidak bisa dengan mudah menolong kelahiran bilaman disertai tanda-tanda kesulitan kelahiran. Bilamana tidak mengetahui sebabnya, menolong dengan menarik bagian ekor akan menyebabkan ekor putus (berdarah) namun bagian tubuhnya tetap tidak bisa keluar…sebab pada posisi kelahira belakang (posterior) harusnya disertai kedua kaki belakang tampak pada jalan kelahiran, bilamana tidak, maka sebetulnya terjadi kesalahan letak dan menyebabkan kesultan kelahiran…
    Demikian agar lebih paham, Ivan Depura…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 212,472 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: