Berapa banyak hewan kesayangan kencing?

Desember 18, 2012 at 12:48 pm Tinggalkan komentar


Berapa banyak hewan kesayangan kencing? Apa perlunya mengetahui volume kencing hewan kesayangan?.

Bagi masyarakat awam mungkin akan timbul pertanyaan, apa perlunya mengetahui jumlah atau volume kencing hewan kesayangan. Bagi dokter hewan tentu saja perlu mengetahui berapa volume kencing pada hewan kesayangan. Hal ini karena volume kencing juga menjadi salah satu gejala yang perlu dievaluasi untuk menentukan apakah hewan terseut mengalami sakit atau tidak. Bila tidak mengetahui berapa volume normal atau jumlah kencing hewan kesayangan, tentu tidak bisa menyatakan apakah volume kencing hewan kesayangan tersebut semakin banyak (poliuria) atau semakin sedikit (oligouria) atau bahkan tidak ada produksi kencing sama sekali (anuria).

Produksi kencing atau urine normal pada anjing adalah kira-kira 2 ml perkg perjam. Poliuria adalah pembentukan dan pengeluaran kencing (urine) melebihi dari batas normal. Anjing dikatagorikan sebagai poliuria bila produksi urinenya melebihi 45 ml/kg/hari, sedangkan pada kucing dikatagorikan sebagai poliuria bila produksi urinenya melebihi 40 ml/kg/hari.

Ada penyakit penyakit yang disertai dengan gejala poliuria :

  • Gagal ginjal
  •  Diabetes mellitus
  •  Infeksi uterus (umumnya pyometra)
  •  Penyakit hepar
  •  Kandungan kalsium tinggi dalam darah
  •  Abnormalitas pada hipofisis
  •  Ketidakmampuan ginjal menyerap kembali (reabsorbsi) air yang diperlukan

Biasanya gejala poliuria disertai polidipsia (banyak minum), sebagai kompensasi agar tubuh tidak kekurangan air. Polidipsia adalah meningkatnya rasa haus atau peningkatan konsumsi air minum dibanding normal. Kebutuhan harian air minum pada anjing bisa diperkirakan dengan kalkulasi  [140 x (berat badan dalam kg)0,75 ], sedangkan pada kucing  [80 x (berat badan dalam kg)0,75].  Konsumsi air minum normal tidak melebihi 90 ml/kg/hari pada anjing dan 45 ml/kg/hari pada kucing. Konsumsi air melebihi 90 ml/kg/hari pada anjing atau 45 ml/kg/hari pada kucing dikatagorikan sebagai polidipsia.

Dengan mengetahui berapa banyak hewan kesayangan kencing atau minum, maka dengan mudah mengamati kesehatan hewan kesayangannya serta memeriksakan (menyampaikan) masalahnya pada dokter hewan agar bisa segera diperiksa dan didiagnosis, sehingga tidak terlambat menangani penyakitnya.

Entry filed under: hewan kesayangan, veteriner. Tags: , , , , .

Nomenklatur Penyakit Dental Pada Hewan Meningkatnya prevalensi obesitas pada anjing di Surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 213,259 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: