Kebiri Dini Terbukti Meningkatkan Risiko Gangguan Sendi Pada Anjing Herder

Mei 27, 2016 at 1:31 pm Tinggalkan komentar


Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kebiri dini, baik kastrasi pada hewan jantan atau sterilisasi pada hewan betina meningkatkan kualitas kesehatan terkait dengan beberapa hal, yaitu menurunkan risiko kanker testis (<1%), gangguan prostat selain kanker, fistula perianal dan menurunkan risiko diabetes. Keputusan melakukan kebiri dini sudah biasa dilakukan di Amerika, yaitu dilakukan pada hewan umur 6 bulan. Namun tindakan ini tidak dilakukan di Eropa, baik oleh pemilik, pelatih hewan maupun dokter hewan.

Dalam beberapa dekade terakhir banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kebiri dapat menigkatkan risiko penyakit pada beberapa bangsa anjing. Pada tahun 2014 penderita persendian, satu atau beberapa sendi -terutama CCL (cranial cruciate ligament)-meningkat 4 kali lipat pada anjing Golden retriever yang dikebiri sebelum berumur 1 tahun. Pada penelitian yang sama yang dilakukan tahun 2014 oleh Hart dkk, Labrador retriever juga meningkat duakali lipat pada anjing yang dikebiri sebelum umur 1 tahun. Benjamin Hart adalah profesor emeritus di Fakultas Kedokteran Hewan UC Davis.

Penelitian terbaru oleh Hart pada anjing Herder dengan memeriksa catatan medis dalam kurun waktu 14,5 tahun pada 1.170 pasien. Sebanyak 7% anjing jantan didiagnosis mengalami gangguan persendian satu atau lebih pada anjing yang tidak dikebiri, dan 21% anjing yang dikebiri dini menderita gangguan persendian. Sedangkan anjing betina yang tidak dikebiri dini 5 persen didiagnosis satu atau lebih gangguan sendi, sedangkan yang betina dikebiri dini sebanyak 16% menderita gangguan sendi.

Selain masalah persendian, kebiri dini juga diketahui meningkatkan risiko inkontinensia urine. Tidak ada seekorpun anjing jantan yang didiagnosis inkontinensia urine pada anjing yang tidak dikebiri dini, namun sebanyak 7% anjing jantan yang dikebiri dini  didiagnosis menderota inkontinensia urine.

Namun kebiri dini dapat menurunkan risiko penyakit kanker. Pada penelitian ini penderita kanker mammae didiagnosis 4% pada betina yang tidak dikebiri dan kurang dari 1% pada anjing yang dikebiri dini. Setelah diteliti lagi 8 tahun selanjutnya juga tidak terjadi penigkatan penderita kanker pada anjing yang dikebiri dini.

Temuan ini sangat penting untuk menentukan waktu yang tepat bila ingin melakukan kebiri, kastrasi pada hewan jantang atau sterilisasi pada hewan betina agar tidak menimbulkan kondisi atau risiko penyakit di kemudian hari.

Entry filed under: hewan kesayangan, penyakit, Uncategorized. Tags: .

Pakan Kering Menyebabkan Kristaluria Pada Kucing Ringworm, Penyakit Zoonosis Anjing Kucing Yang Dipandang Sebelah Mata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Blog Stats

  • 213,081 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: